Perpecahan Di Tubuh Real Madrid Kian Nyata

Marca melaporkan Sergio Ramos dan Jose Mourinho bertengkar di pusat latihan Madrid.

Beberapa hari yang lalu, mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon, sempat mengungkapkan bahwa terjadi perpecahan di tubuh Los Blancos karena sikap pelatih Jose Mourinho yang dianggap mengistimewakan pemain-pemain dari Portugal dan memiliki hubungan kurang baik dengan pemain-pemain dari Spanyol. Tampaknya, hal yang dikatakan oleh Calderon tersebut benar adanya. Pasalnya, harian Marca rupanya juga menangkap gejala tersebut di sesi latihan Madrid pada hari Jumat akhir pekan kemarin.

Menurut Marca, Mourinho menuduh Sergio Ramos mengatakan hal yang kurang baik kepada pers pasca pertandingan melawan Barcelona.

"Kalian membunuh saya (dengan perkataan kalian kepada jurnalis) di mixed zone," kata Mou kepada Ramos. Bek Spanyol ini pun membantahnya, "Tidak, bos, Anda hanya membaca apa yang diberitakan pers, tidak semua yang kami katakan."

Mourinho pun kembali menyerang Ramos, "Tentu saja, Anda sebagai seorang Spanyol adalah juara dunia, teman-teman Anda di pers melindungi Anda..... seperti si kiper," katanya menuduh Iker Casillas, yang memiliki seorang kekasih bernama Sara Carbonero, jurnalis olahraga di televisi Spanyol, Telecinco.

Casillas yang berada beberapa meter dari Ramos dan Mourinho pun marah kepada pelatihnya, "Bos, di sini, kita mengatakan sesuatu di hadapan orang yang dimaksud..."

Mourinho rupanya tak mengindahkan Casillas dan kembali berpaling pada Ramos. Ia menanyakan di mana Ramos berdiri ketika Carles Puyol mencetak gol, yang langsung dijawab Ramos dengan mengatakan bahwa ia menjaga Gerard Pique.

"Well, Anda seharusnya menjaga Puyol," kata Mourinho.

Ramos kemudian mengaku bahwa dirinya dan Pepe bertukar kewajiban dan Pepe pun seharusnya menjaga Puyol. Sayangnya, Pepe gagal menjaga kapten Barca tersebut dengan baik dan membiarkan Puyol mencetak gol.

Mourinho pun marah dan mengatakan bahwa Ramos mencoba menjadi seorang pelatih karena ia memutuskan segalanya sendiri dan tidak mengikuti strategi yang telah dibuatnya. Ramos pun kembali menyerang Mourinho dengan pukulan yang sangat telak.

"Tidak (saya tidak berusaha menjadi pelatih), tetapi jika melihat situasi pertandingan, terkadang perlu untuk mengubah penjagaan pemain lawan. Dan karena Anda tidak pernah menjadi pemain profesional, Anda tidak akan tahu bahwa hal ini terkadang perlu," kata Ramos.

Jika pemberitaan Marca ini benar, bisa dipastikan bahwa apa yang dikatakan oleh Calderon beberapa hari yang lalu memang benar adanya. Dan perpecahan di tubuh tim jelas bukanlah hal yang bagus bagi Real Madrid, yang sampai saat ini masih berada di puncak klasemen sementara dengan keunggulan lima angka atas Barcelona.


Perpecahan Di Tubuh Real Madrid Kian Nyata Rating: 4.5 Diposkan Oleh: IniBaru