Peluang Internazionale lolos ke babak perempat final Liga Champion belum habis meski tumbang 0-1 dari Marseille pada leg pertama babak 16 besar. Karena itu, Claudio Ranieri bertekad membantu I Nerazzuri membalikkan keadaan saat kembali bertemu tim asal Prancis tersebut pada leg kedua, Rabu (14/3) dini hari WIB.
Sebelumnya, Inter dilanda krisis hasil di Serie A. Si Ular Raksasa tak pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhir mereka di liga. Hasil buruk itu kemudian berimbas pada performa mereka di Liga Champion, di mana I Nerazzuri secara mengejutkan takluk di tangan Marseille di leg pertama babak 16 besar 22 Februari lalu.
Kini kondisinya telah berubah. Inter kembali meraih kemenangan untuk pertama kalinya setelah tujuh laga saat menumbangkan Chievo 2-0 di Serie A, Jumat (9/3). Performa Inter itupun membuat Ranieri percaya diri. Kini ia bertekad melanjutkan hasil positif tersebut dengan membawa Inter mengalahkan Marseille di Giuseppe Meazza pada leg kedua babak 16 besar Liga Champion nanti.
"Sebelum leg pertama, kami adalah pihak yang menderita karena mengalami rentetan hasil buruk. Sementara itu Marseille berada di atas angin karena baru saja meraih hasil positif di liga. Kini semuaya berbalik. Dengan stadion yang penuh, yang pastinya akan memberikan tambahan tenaga, kami bertekad untuk lolos," ujar Ranieri di FIFA.
Ranieri tak hanya akan mengandalkan performa positif Inter di Serie A saat menghadapi Marseille nanti. Demi mengantarkan I Nerazzuri lolos ke babak selanjutnya, Ranieri juga telah melakukan riset mendalam akan lawannya. Ranieri bahkan berujar, "kami tahu semua hal mengenai Marseille. Mereka berbahaya dan cepat dalam serangan balik. Kami tahu kelemahan dan kekuatan mereka."
| Sumber |
