Persela Lamongan berhasil mempermalukan PSPS Pekanbaru di Stadion Kuala Kuansing, Senin (7/5/12). Kekalahan ini sekaligus yang pertama kali dialami tuan rumah di kandang sendiri.
Meski tampil sebagai tim tamu, Persela justru mengambil inisiatif serangan lebih dulu dengan memperagakan permainan cepat. Sementara PSPS justru kesulitan mengembangkan permainan. Pertandingan babak pertama berjalan kurang greget, tak satupun tembakan ke gawang tercipta.
Pada menit ke-23, Persela mendapat peluang lewat sepak pojok. Sayang, sundulan Irsyad Aras dari jarak dekat masih jauh di atas mistar.
Permainan tuan rumah baru berubah setelah Patrice Nzekou masuk. Lini tengah PSPS lebih hidup dan mampu mengimbangi tekanan Persela di lini tengah.
Tak banyak ancaman yang terjadi di babak pertama ini. Bahkan statistik menunjukkan tidak ada tembakan ke gawang tercipta selama 45 menit pertama. Sementara tembakan melenceng masing-masing hanya satu dari PSPS dan tiga dari Persela Lamongan.
Pertandingan baru menarik disimak di awal babak kedua. Pada menit ke-47, Nzekou nyaris membobol gawang Persela lewat tendangan bebas, namun bola masih bisa diamankan kiper Choirul Huda.
Dua menit kemudian, justru Persela mengoyak jala tuan rumah. Tendangan bebas Gustavo Lopez bisa diblok kiper Faizal Mubaroq, namun bola memantul ke kaki kapten Dedi Gusmawan dan bergulir kembali ke gawang PSPS, mengubah kedudukan menjadi 0-1 untuk Persela.
PSPS nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-65. Sundulan Agus Cima memanfaatkan umpan silang Nzekou masih bisa diamankan kiper Choirul Huda. Refleks Huda cukup cepat meski sundulan dari jarak dekat tersebut sempat mengejutkannya.
Tak mau dipermalukan tamunya di kandang sendiri, PSPS terus menekan. Peluang kembali didapat pada menit ke-74 lewat kemelut di depan gawang Persela. Tendangan Apri Hadi dari jarak dekat hanya menyapu angin karena bola memantul liar. Choirul Huda akhirnya menghentikan kemelut dengan mengamankan bola.
Justru Persela yang akhirnya menambah keunggulan lewat serangan balik. Upaya bek PSPS Michael Orah menyapu umpan jauh dari lini belakang Persela meleset, membuat Zainal Arifin berdiri tak terkawal. Dengan tenang, Zainal melambungkan bola ke sudut kanan atas gawang PSPS, menaklukkan kiper Mubaroq yang sudah mati langkah. Tampilan papan skor kembali berubah menjadi 0-2 untuk tim tamu.
Persela kembali melepaskan tendangan ke gawang pada menit ke-78. Sontekan Dedi Gusmawan dari sudut sempit di sebelah kanan gawang masih bisa dihalau Choirul Huda.
Tak banyak yang terjadi hingga laga berakhir. Kedudukan tetap 0-2 untuk tim tamu Persela Lamongan.
Dengan hasil ini, PSPS tetap berada di tempat kesepuluh dengan 30 poin dari 23 kali bermain. Posisi mereka terancam digusur Persiram, yang mengantongi 26 poin dari 20 kali laga. Sementara tambahan tiga poin membawa Persela naik satu tingkat ke posisi kelima dengan 36 poin dari 23 kali bertanding. Unggul selisih gol dari Persiba Balikpapan, baru bermain 22 kali.
PSPS Pekanbaru: Fauzal Mubaroq; Michael Yansen Orah, Ambrizal, Dedi Gusmawan, Gusripen Effendi; Fajar Handika, Ade Suhenda, Agus Cima, Ko Jae Hyo; April Hadi, Zaenal Arief. Pelatih: Mundari Karya.
Persela Lamongan: Choirul Huda; Fathurahman, Suroso, Park Chul Yung, Taufiq Kasrun; Jimmy Suparno, I Gede Sukadana, Irsyad Aras, Gustavo Lopez; Inkyun Oh, Mario Costas. Pelatih: Miroslav Janu.
| Sumber |