Sanksi kepada Jose Mourinho akibat mencolok mata Tito Vilanova pada Piala Super Spanyol tahun lalu dicabut Asosiasi Sepak Bola Spanyol (RFEF). Hal tersebut membuat kecewa kubu Barcelona.
"Kami berpikir sikap seperti yang ditunjukkan Mourinho seharusnya tetap mendapatkan hukuman, tidak dihapus begitu saja," ucap juru bicara El Barca, Toni Freixa. "Kami marah dan tak setuju dengan putusan itu."
RFEF berpendapat bahwa Mourinho tidak melakukan penyerangan serius. Namun, Freixa menilai sikap pelatih Real Madrid itu melakukan sekumpulan sikap tak terpuji pada laga melawan Barcelona.
"Kami mempertanyakan putusan RFEF itu. Mungkin, Komite Disiplin RFEF harus dirombak," rutuk Freixa lagi.
Freixa juga membantah pernyataan Direktur Teknik Madrid, Emilio Butragueno, yang mengatakan bahwa El Barca selalu menjadi sosok protagonis dalam setiap kasus yang terjadi.
Sumber | duniasoccer
