Sriwijaya FC berhasil keluar sebagai pemenang dalam laga Perang Bintang ISL yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya, Minggu (15/7/12). Hasil tersebut dipastikan usai menundukkan Tim All Star ISL melalui babak adu penalti, dengan skor 5-4 (1-1).
Tim ISL All Star sebetulnya berpeluang untuk memenangi laga eksebisi melawan tim juara kompetisi ISL 2011/12 dengan memimpin lebih dulu saat pertandingan baru memasuki menit ke-10.
Sebuah tendangan keras Alberto Goncalves menembus gawang yang dikawal Ferry Rotinsulu. Gol yang dicetak striker Persipura Jayapura itu pun kontan membuat skor menjadi 0-1.
Tak ingin mengecewakan para pendukung setianya yang memadati Stadion Jakabaring, Sriwijaya segera meningkatkan tekanan dan hasilnya berbuah gol di menit ke-15.
Sebuah umpan terukur Firman Utina mampu dimaksimalkan menjadi gol lewat tandukan Hilton Moreira dan membuat kedudukan imbang, 1-1.
Selanjutnya, pertandingan kian bertambah seru dengan terjadinya beberapa peluang gol dari kedua tim.
Tapi hingga pertandingan 2x45 menit berakhir, tak ada gol tambahan yang tercipta dan pemenang Perang Bintang edisi ketiga ini harus ditentukan lewat adu penalti.
Keith Kayamba Gumbs yang menjadi penendang pertama dari kubu Sriwijaya, berhasil melaksanakan tugasnya dengan sempurna yang mengarahkan bola ke arah kanan dan tak mampu dihalau kiper Tim All Star, I Made Wirawan.
Zulkifli Syukur yang dipercaya menjadi algojo Tim Alll Star pun menceploskan bola, meski hampir ditepis oleh kiper pengganti Sriwijaya, Rifky Mokodompit.
Dua penendang berikutnya dari masing-masing tim, Ponaryo Astaman dan M Ridwan dari tim tuan rumah dan Supriono serta Atep dari tim gabungan pemain ISL pun berhasil mencetak gol.
Penendang keempat dari Sriwijaya, Siswanto, gagal mencetak gol karena bola hasil sepakannya hanya membentur mistar gawang. Sayangnya, keuntungan itu gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Mario Costas yang tendangannya masih bisa dibendung oleh Mokodompit.
Supardi yang menjadi penendang kelima Sriwijaya sukses menceploskan si kulit bundar ke gawang, sementara Ricardo Salampessy dari Tim All Star gagal menambah skor karena bola kembali ditepis oleh kiper cadangan Sriwijaya.
Hal itu membuat skor menjadi 5-4 untuk keunggulan Sriwijaya FC dan otomatis membuat 'Laskar Wong Kito' berhak menyandang gelar sebagai juara kompetisi ISL musim 2011/12 serta pemenang Perang Bintang tahun 2012.
Susunan Pemain:
Sriwijaya FC: Ferry Rotinsulu (Rifky Mokodompit), Supardi, Therruy Gathusy, Jaime Coyne, Mahyadi Pangabean, Lim Joo-sik, Ponaryo Astaman, Firman Utina, M. Ridwan, Hilton Moreira (Siswanto), Keith Kayamba Gumbs
ISL All Star: Kurnia Meiga (I Made Wirawan), Zulkifli Syukur, Fabiano Beltrame (Victor Igbonefo), Hamka Hamzah (Riccardo Salampessy), Jajang Sukmara (Supriono), Gustavo Lopez, Ahmad Bustomi, Bambang Pamungkas (M. Ridhuan), Alberto Goncalvez (Mario Costas), Aldo Bareto, Zah Rahan (Atep)
Sumber | inilah.com
